Autobiografi Singkat

dsc_9642a

Hai! Nama saya Shafa Alika Rahman, suka dipanggil Alika, Kakak, atau Uchup. Saya lahir di Jakarta pada tanggal ** April 20**, lebih tepatnya di Rumah Sakit Asih, Jakarta Selatan. Saya anak dari Bapak Aszka Arief Rahman dan Ibu Wida Indira Djunara. Saya anak sulung dengan seorang adik laki-laki bernama Jyoji Maliq Rahman, yang berbeda 3 setengah tahun denganku. Saya juga mempunyai ayah tiri bernama Bapak Mahatma Pandu Utomo. Dan sekarang saya menetap di Kota Lautan Api, Bandung.

Saya bisa bermain piano, drum, dan gitar, tetapi tidak terlalu mahir. Saya juga menyukai sepatu roda, lebih tepatnya roller blade, dan saya juga suka membaca novel serta menulis cerita pendek. Saya bisa dibilang menyukai banyak hal, tetapi tidak mendalam. Maka, sebab itu saya belum tahu pasti hobiku. Saya tidak begitu suka mengikuti lomba-lomba, setidaknya saya pernah mendapatkan sebuah penghargaan *setidaknya saya sendiri cukup bangga karena nya, walaupun itu bukan lah hal yang begitu besar*.

Sekarang saya menduduki kelas VII di SMP Semi Palar yang merupakan sekolah alam. Dan sebelumnya , saya menimba ilmu di SD Priangan. Hari pertama masuk SMP saya justru merasa tak sabaran, tak sabar untuk teman baru, guru baru, kelas baru, lingkungan baru, dan ajaran baru. Awal mula saya mengira ajaran SMP tidak akan menjadi beban untuk saya, dan saya salah. Tugas-tugas SMP menumpuk setinggi gunung, mereka akan terus menumpuk dalam hitungan waktu. Tetapi saya tidak akan membiarkan tumpukan tugas-tugas itu menjadi penghalang bagi masa depan saya, saya tetap berusaha untuk mentuntaskannya hari demi hari. Ternyata, kehidupan di SMP sangatlah berbeda dengan kehidupan waktu SD.

Lalu, mengapa saya dipanggil ‘Uchup’?? Nama ‘Uchup’ bisa dibilang nama formal untuk sebuah panggilan lelucon. Salah satu teman saya saat SD suatu hari memanggil saya ‘Uchup’ dan hal tersebut semakin hari menjadi kebiasaan, saya juga tidak terlalu mengerti mengapa ‘Uchup’. Saya tidak terlalu bisa mengeluarkan lelucon setiap saat dan menjadi ‘sang pelawak’, tetapi saya cukup bisa membuat orang-orang tertawa dengan kelakuan saya.

Kejadian-kejadian yang menurutku penting salah satunya adalah lulus SD, saya merasa saya sudah menyelesaikan salah satu jenjang atau tahap yang penting dalam hidup saya. Saya juga merasa saat ayah dan bunda saya bercerai. Itu sangat berpengaruh kepada karakter dan kepribadianku, terutama saat memasuki tahap remaja sekarang. Dan mungkin karena saat bayi, saya sering jatuh dari kasur. Itu bisa jadi penyebab mengapa saya sering hyperactive.

Sekian Autobiografi saya,, terima kasih sudah membaca!!

Advertisements
Posted in: aku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s